Rilakkuma Lovers (● ㉦ ●)
Rilakkuma Owner



Moments About Links

Hay! Welcome there. I'm Rilakkuma Lovers. 17 years old. Muslim. East Lombok, West Nusa Tenggara. Just enjoy and keep reading guys :)

Peringatan!

Copy boleh, tapi harus izin dulu ya. Please jangan jadi pencuri. Gak baik loh. Dosa :)

NETWORKS

Facebook : Baiq Kartika Wulandari
Twitter : @BAIQKarthika




Kumpulan PUISI gue ˆ▽ˆ

oke guys gue balik lagi dengan nampilin hal baru di blog ini ^.^
apaa itu ?! yah itu PUISI
kalian tau Puisi kan -->> dan ini semua adalah PUISI ciptaan saya sendiri [don't copy paste] karena ini KARYA gue ! jadi hargai dongya ;D
ini dia Puisinya ˆ)
tapi sebelum itu gue bakalan kasi lihat gambaran PUISI pertama ciptaan gue :) cekidott ini dia (y)
 

sudah lihatkan ! (y) jgn lupa baca ya yg itu sama yg di bawah ini :) #uhh gak nyesel deh baca Puisi gue :D [tapii harus menjiwai]

--->> PUISI 1 (Pertama)
Ruang Kesuksesan

Jadikanlah dia teman terbaik untukmu
Sebab dia selalu memberi ilmu
Bacalah dia dimanapun engkau mau
Karena dia sangat berguna bagimu

Buku adalah tangan dari jari-jari kekayaan
Inilah bukti bahwa buku adalah impian
Secara nyata buku telah sampaikan
Raihlah ilmu sedalam lautan

-----
--->> PUISI 2 ( Kedua)
Gulungan Anak Jalanan

Taukah kita apa yang mereka inginkan
Tak pernah mengerti beban dan keinginan
Mereka adalah sekumpulan anak yang tak dihiraukan
Inilah bukti tak adanya pengawasan

Mengapa semua harus mengikuti
Hindarkan diri dari mereka yang mengadili
Tapi disini kita tak peduli
Negara tak melihat anak-anak ini
Tak pernah ada ajakan untuk diurus sekali
Karena mereka bagaikan sampah yang tak kan kembali
-----
--->> PUISI 3 (Ketiga)
Tak Bernadi 
Seakan turun hujan dari langit
Takkan mampu untuk mengungkit
Ketakutan ku seakan bangkit
Hanya kebodohan yang menggait

 Terasa hampa di dalam diri
Seakan tak pernah menyadari
Apakah diriku disini
Hidup atau matikah ini
-----
 --->> PUISI 4 (Keempat)
???
Tak pernah terpikir di hati
Mengapa saudaraku harus begini
Kami memang jarang tuk satu hati
Karena dia memilih sendiri
Apakah ini yang dinamakan saudari
Aku tak mengerti dengan semua ini
Begitu bergejolak untuk di amati
Aku memang bukan seorang saudara yang berarti
Namun ku pernah menjadi berbakti
Tak seperti kau yang hilang di muka bumi
Bagaikan burung yang takkan takut mati
Kau pergi sesuka hati
Tanpa memperhatikan keluargamu mencari
 -----
 --->> PUISI 5 (Kelima)
KEBODOHAN YANG SAKIT
Sakit itu selalu timbul
Tak peduli sebanyak apapun tugas yang di ambil
Tangan ini tak pernah berhenti untuk memikul
Selalu berniat untuk menjadi cerdas terampil

Aku ingin buktikan ini kepada semua
Bahwa aku akan bisa
Meskipun belum terlihat di mata
Aku kan lihatkan betapa susah untuk mencapai semua
Memikul beban yang harus di jalani semata
 -----
--->> PUISI 6 (Keenam)
 Mimpiku
Ku selalu yakin bahwa hari itu pasti datang
Karena ku tak mengerti dengan kehidupan mendatang
Ku berharap mimpi ku jadi matang
Seperti mawar mekar indah tuk di pandang

Itulah aku dengan kekanakan yang menekan
Seperti tak tau menau apa arti ancaman
Tak butuh waktu untuk berpikir hitungan
Karena ku takkan bisa menyelesaikan

Dalam doa ku berdoa, tuhan tolong aku
Aku tak ingin semua berlalu
Aku hanya ingin menjadi sesuatu
Memberi orang tuaku arti hidupku
-----
Keep Reading aja (y) 
Thanks a lot :D