Rilakkuma Lovers (● ㉦ ●)
Rilakkuma Owner



Moments About Links

Hay! Welcome there. I'm Rilakkuma Lovers. 17 years old. Muslim. East Lombok, West Nusa Tenggara. Just enjoy and keep reading guys :)

Peringatan!

Copy boleh, tapi harus izin dulu ya. Please jangan jadi pencuri. Gak baik loh. Dosa :)

NETWORKS

Facebook : Baiq Kartika Wulandari
Twitter : @BAIQKarthika




Y o g u r t ^.^



Yogurt atau yoghurt bukan hanya semata-mata jenis makanan ringan saja, tetapi lebih dari itu makanan yang nikmat ini ternyata juga memiliki khasiat dan gizi yang luar biasa baiknya bagi tubuh kita. Kalian tau kandungan gizi apa saja yang ada di dalam yogurt /yoghurt ? OK ini dia (:
Yogurt kaya dalam kandungan protein, vitamin B12, kalsium, Pantothenic Acid, Potasium, Seng, Riboflavin dan fosfor. Yogurt juga adalah makanan yang sangat rendah lemak dan kolesterol.


Apakah khasiat terbaik yogurt ?

Selain banyak mengandung vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, yogurt juga diam-diam merupakan komponen pengobatan yang mujarab. 
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California menunjukkan bahwa yogurt dapat menstimulasi kekebalan sistem tubuh kita dan sekaligus membunuh bakteri-bakteri "jahat".Sedangkan menurut dr. Carmen. M. Siagian, MS, Bagian Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, beberapa manfaat yoghurt adalah sebagai berikut:
  • Membantu penderita Lactose Intolerance

  • Jika si kecil selalu diare setiap kali minum susu, bisa jadi ia menderita lactoce intolerence. Penyebabnya adalah defisiensi/kekurangan enzim pencerna laktosa. Sehingga setiap kali minum susu, butiran laktosanya akan tertinggal di permukaan lubang usus halus dan menyerap air dari sekitarnya yang kemudian memunculkan diare.
    Dalam yoghurt, laktosa susunya sudah dipecah oleh bakteri “baik” Lactobacillus bulgaricus melalui proses fermentasi, hingga mudah diserap tubuh. Itulah mengapa yoghurt amat disarankan sebagai pengganti susu bagi anak yang tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Dengan minum yoghurt, si anak tidak akan diare.
  • Degradasi kolesterol

  • Penelitian pada beberapa orang yang mengonsumsi yoghurt secara teratur dalam jumlah dan waktu tertentu ternyata menunjukkan jumlah kolesterol dalam serum darahnya menurun. Mekanisme penurunan kolesterol ini bisa terjadi karena bakteri asam laktat yang ada dalam yoghurt dapat mendegradasi kolesterol menjadi coprostanol. Coprostanol ini merupakan zat yang tak dapat diserap oleh usus. Berkat yoghurt, coprostanol dan sisa kolesterol dikeluarkan bersama-sama tinja. Dengan kata lain, jumlah kolesterol yang diserap tubuh pun jadi rendah. Sebuah laporan mengenai hal ini memaparkan bahwa penurunan kolesterol oleh bakteri Lactobacillus dapat mencapai kisaran 27-38 persen.
  • Menghambat patogen

  • Flora usus pengonsumsi yoghurt terbukti sulit ditumbuhi kuman-kuman patogen atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Dengan terhambatnya pertumbuhan sekaligus matinya mikrobia patogen dalam lambung dan usus halus bisa menghindari munculnya berbagai penyakit akibat infeksi atau intoksikasi mikrobia. Dengan kata lain, mengonsumsi yoghurt secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.
    Dari suatu penelitian dilaporkan bahwa Lactobacillus casei yang digunakan dalam pembuatan yoghurt campuran susu skim dan susu kedelai, terbukti mampu membunuh bakteri E. coli. Bakteri ini merupakan kuman yang terdapat saluran cerna. Meski dalam jumlah kecil, bakteri ini sebetulnya tidak menimbulkan penyakit, namun bila berlebihan tentu dapat memunculkan dampak tak sehat. Sementara dengan adanya Lactobacillus casei, bakteri E coli tidak bisa hidup karena Lactobacillus casei yang merupakan bakteri “baik” menghasilkan suatu zat yang dapat menghambat racun yang diproduksi E coli.
  • Menetralisir antibiotik

  • Mengonsumsi antibiotik secara oral akan mengakibatkan keseimbangan flora di saluran cerna pasien jadi terganggu. Kendati antibiotik memang berfungsi mematikan kuman, namun ia tidak pandang bulu mana kuman yang perlu dibunuh dan mana yang sebetulnya tidak perlu dimusnahkan. Bukankah sebenarnya ada kuman yang harus berada di saluran cerna guna menjaga keseimbangan flora usus? Nah, yoghurt dapat menetralisir efek samping antibiotik ini.
  • Antikanker saluran cerna

  • Kanker saluran cerna banyak terjadi di usus besar. Penyebabnya antara lain terjadinya ketidakseimbangan di saluran cerna, hingga menghasilkan penumpukan berbagai zat yang seharusnya terbuang. Bakteri-bakteri yang berperan dalam yoghurt dapat mengubah zat-zat prekarsinogenik (zat-zat pemicu kanker) yang ada dalam saluran pencernaan, hingga mampu menghambat terjadinya kanker.  
    Mungkin itu sekilas dari saya mengenai Yogurt :)  Semoga BERMANFAAT ya !